Tips, Profil, Obat, Sakit

Seluruh Badan Sakit Usai Main Bola? Apa Sebabnya?

Bagi kalangan non atlet yang sehari-harinya menjalankan aktivitas rutin non fisik pasti pernah mengalaminya. Badan terasa sakit usai melakukan kegiatan olahraga, terlebih lagi sepakbola. Ini merupakan hal yang wajar, mengingat ketika berolahraga, otot kita melakukan kontraksi sehingga menyebabkan bagian-bagian otot menjadi sobek.

Tentu sobek yang dimaksud disini bukanlah sobek semacam putus. Akan tetapi setiap orang yang jarang melakukan kegiatan olahraga dan tiba-tiba melakukannya dalam intensitas yang cukup tinggi (seperti sepakbola), pasti seluruh badan akan terasa sakit. Hal ini tidak bisa dihindari, namun masih bisa diminimalisir.

Ada banyak cara untuk mengurangi rasa sakit usai melakukan kegiatan fisik seperti sepakbola dan semacamnya. Anda bisa melakukan pemijatan, pengompresan bahkaan anda bisa menggunakan obat untuk meredakan rasa nyeri. Hal ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Namun satu yang pasti, rasa sakit setelah olahraga itu wajar.

Pemanasan Meminimalisir Cedera

Pentingnya pemanasan sebelum turun ke lapangan
Pentingnya pemanasan sebelum turun ke lapangan

Peran pemanasan dalam olahraga sangatlah penting. Bagi seorang atlet, adalah haram hukumnya meninggalkan pemanasan sebelum melakukan kegiatan olahraga. Dalam pemanasan, otot-otot dalam tubuh kita akan akan menjadi sedikit lebih hangat. Ini berguna untuk menyesuaikan dengan suhu tubuh kita yang akan naik sewaktu melakukan kegiatan olahraga.

Terutama bagi permainan sepakbola, pemanasan tidak hanya bertujuan untuk menghangatkan otot. Akan tetapi juga untuk meningkatkan frekuensi jantung secara perlahan. Dengan meningkatnya kinerja jantung, maka otot pun akan mendapat suplai darah yang memiliki kadar oksigen lebih banyak.

Dalam sepakbola, kurangnya pemanasan akan menyebabkan meningkatnya resiko cedera seerti terkilir, kram otot dan sebagainya. Hal ini disebabkan oleh kurangnya timbunan asam laktat pada otot. Dengan pemanasan, kadar asam laktat pada otot otomatis meningkat lewat suplai darah yang kaya akan oksigen.

Tidak ada aturan baku mengenai berapa lama pemanasan sebaiknya dilakukan. Namun sebenarnya pemanasan sangat tergantung pada kebutuhan setiap individu. Beda orang maka akan beda pula waktu yang dibutuhkan untuk pemanasan, belum lagi faktor iklim. Sebaiknya lakukan pemanasan sampai kita sedikit berkeringat. Karena keringat menandakan meningkatnya suhu otot kita.

Akibat Tidak Melakukan Pemanasan

Kurangnya pemanasan dapat meningkatkan resiko cedera
Kurangnya pemanasan dapat meningkatkan resiko cedera

Pemanasan sebelum melakukan kegiatan olahraga memang kerap kali dianggap remeh oleh sebagian orang. Apalagi anak-anak muda yang seringkali tidak sabar dan terburu-buru ingin segera bermain. Namun taukah anda, ternyata berolahraga tanpa pemanasan meningkatkan segudang resiko cedera. Apa saja bahaya tersebut? Berikut adalah penjelasannya:

  • Meningkatkan Resiko Cedera
    Melakukan olahraga inti tanpa pemanasan terlebih dahulu akan meningkatkan resiko cedera. Cedera yang diakibatkan pun bermacam-macam dari yang ringan hingga yang berat.  Kondisi ini bahkan bisa menggiring kondisi kesehatan menjadi fatal seperti : resiko impoten, telinga berdenging bahkan epilepsi
  • Kehabisan Napas
    Aktivitas olahraga yang tiba-tiba akan menghambat suplai oksigen ke paru-paru, sehingga kita menjadi kehabisan napas. Kehabisan napas ini selain dapat menyebabkan kelelahan tentu juga meningkatkan resiko pingsan ketika melakukan gerakan olahraga menjadi lebih tinggi.
  • Sakit Kepala
    Berkurangnya suplai oksigen ke otak membuat kita merasakan pusing. Kondisi semacam ini dapat menyebabkan kita akan lebih sulit untuk berkonsentrasi sehingga dapat menyebabkan permainan yang kita lakukan menjadi kacau. Selain itu hal ini juga dapat membuat gerakan olahraga yang kita lakukan menjadi sia-sia.
  • Tendinitis
    Bahaya olahraga tanpa pemanasan adalah dapat mmeicu terjadinya tendinitis, yang merupakan gangguan dan juga rasa sakit pada bagian otot-otot. Hal ini juga dapat menyebabkan anda tidak akan dapat melakukan olahraga dengan baik dan juga optimal. Kondisi ini juga harus diwaspadai pada pengguna jenis obat analgesik.

© 2017 Ewma2013 Sepakbola dan Kesehatan All Rights Reserved   

Theme Smartpress by Level9themes.